#WedPrep Ep.3 – Catering, Souvenirs, and Invitation

Katering adalah hal yang paling penting dalam menyelenggarakan resepsi pernikahan. Menurut pengalaman dan cerita-cerita orang kalo pulang dari acara nikahan, bukan masalah venue atau dekor atau souvenir atau baju dan riasan si manten yang dibahas, tapi makanannya. Mau baik atau enggak baiknya makanan di suatu resepsi, pasti itu yang dibahas, baru yang lain-lainnya.

Nah, untuk katering ini sebenernya sudah ditentukan paling pertama (yes, bahkan sebelum memutuskan pernikahan). Kami mengambil kareting dari Gading Jaya Catering. Menunya enak-enak (banget!) tapi harganya miring. Servicenya juga oke. Selain itu emang karena tetangga sendiri dan juga rekan kerja mama, jadi kami manteb menggunakan jasa katering dari sini. FYI, Gading Jaya ini yang handle segala urusan perut mulai dari acara tunangan kemarin, rapat panitia, bidston & widodareni, sarapan sebelum pemberkatan, resepsi (pastinya..), sampai rapat pembubaran panitia. All in! Karena kami ndak mau repot dan pak iwan (ownernya) juga menawari itu semua.

Katering juga pasti handle dekorasi tempat makan dan juga ruangan gedung resepsi. Pak Iwan pasti kasi dekor yang paling cantik (kami sudah liat sendiri..) Yang bikin spesial nantinya adalah dekor nanti, terutama untuk meja dan kursi bagian VIP, adalah bikinan mama sendiri.

Souvenirs

Untuk souvenir, kami bikin sendiri.

Yup.

Karena punya waktu setahun untuk persiapan, kami punya waktu yang sangat cukup untuk membuat sendiri sovenir di acara kami nanti. Well, sebenernya mama yang bikin sih. Sovenir kami berbentuk pouch yang dilipat kecil. Idenya karena pouch pasti bakalan kepake. Dibungkus kecil dan simple aja (nggak pakai mika/box) karena jujur aku sendiri suka kerepotan kalo ke resepsi nikahan orang dan sovenirnya enggak bag-friendly. Tau kan kalo kita kondangan pasti bawa tas kecil yang lucu-lucu? Suka gemes aja kalo sovenirnya nggak bisa dimasukin tas dan harus dipegangi sepanjang acara sambil megang piring makan atau sambil salaman dan foto-foto. Jadi kami desain seringkes mungkin sehingga bisa dimasukkan ke dalam tas.

Undangan

Undangan ini kami nyetak di Jogja karena relatif lebih murah kalo nyetak di sana daripada Semarang. Kami rencananya akan mencetak dua macam undangan, untuk acara di Semarang dan Jogja. Setelah muter nanya-nanya harga, kami memutuskan untuk mencetak undangan di tempat berbeda. Undangan acara Semarang dicetak di Omah Design, dan undangan acara Jogja dicetak di Kedai Grafis

Paketan percetakan undangan ya sama seperti yang lain, plus plastik dan tag sovenir. Untuk tempelan label alamat kita ngeprint sendiri. Lama pengerjaan sekitar 3-4 minggu setelah desain fix. Ohya, untuk desain sih saya pilih simple saja: single board without envelope. Kenapa kok nggak paka amplop? Soalnya lagi-lagi dari pengalaman saya, saya males buka undangan yang ada amplopnya. Habis buka plastik, buka amplop. Baca isinya, masukin amplop sama plastik lagi. Kalo lupa harus begitu lagi. Idenya adalah dapet langsung bisa baca isinya apa tanpa perlu buka-buka lagi, hohoho~

Jadi seperti itulah persiapan bagian katering, sovenir, dan undangan. Katering paling pertama selesai (sebelum acara Tunangan Agustus 2016). Sovenir sudah selesai di bulan Januari 2017, tinggal dibungkus aja H-sebulan acara supaya nggak kelipet-lipet dkk. Undangan sudah selesai tanggal 12 Mei 2017, kurang lebih 3 minggu dari fix design. Sekarang  tinggal cetak nama+alamat para undangan dan ditempel.

Only by His Grace~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s